Skip to Content

About: uve

Recent Posts by uve

Gedung Balee Juang, Landmark Ikonik Kota Langsa

Gedung Balee Juang, Landmark Ikonik Kota Langsa

Gedung Balee Juang merupakan gedung peninggalan Belanda yang terletak di Kota Langsa, gedung ini dulunya digunakan sebagai kantor perusahaan perkebunan dan sempat menjadi kantor Bappeda Aceh Timur

 .

 

Kota Langsa merupakan salah satu daerah yang menjadi saksi bisu atas kolonialisme Belanda di tanah Serambi Mekkah. Letak geografis Kota Langsa yang sangat strategis, serta berbatasan langsung dengan Selat Malaka membuat Belanda menjadikan kota ini sebagai basis pemerintahan khususnya di Aceh. Sisas-sisa sejarah tersebut kini masih bisa dilihat di Gedung Balee Juang Kota Langsa.Gedung Balee Juang merupakan bangunan peninggalan Belanda yang didirikan sekitar tahun 1920. Kini setelah Indonesia merdeka, gedung ini menjadi salah satu tempat wisata sejarah di Kota Langsa. Memiliki gaya arsitektur yang menarik khas Eropa, menjadikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Tak hanya itu, kisah sejarah yang melatar belakangi gedung ini juga menarik untuk disimak.

Gedung Balee Juang

Secara geografis, Gedung Balee Juang ini terletak pada persimpangan lampu merah Jalan Ahmad Yani, Kota Langsa, Provinsi Aceh. Berada di jantung Kota Langsa, yang sangat strategis membuat wisatawan sangat mudah untuk menemukan gedung ini. Gedung ini berada tepat didepan Kantor Pos Kota Langsa, serta tak jauh dari Taman Bambu Runcing.

Gedung yang pernah dijadikan sebagai Kantor Bappeda Aceh Timur tersebut, kini telah dikosongkan dan rencananya akan diubah menjadi museum. Pemerintah setempat juga telah mendaftarkan bangunan klasik ini sebagai situs cagar budaya agar diakui oleh kementrian terkait. Berdiri megah di tengah Kota Langsa, bangunan ini seolah menjadi landmark dari kota yang berada di wilayah Aceh bagian timur tersebut.

Pesona Gedung Balee Juang

Seperti pada bangunan peninggalan Belanda lainnya, Gedung Balee Juang memiliki arsitektur khas Belanda yang menarik. Dinding berwarna putih mendominasi pada sebagian besar bangunan, yang hingga kini masih dipertahankan. Bentuk asli bangunan pun masih terjaga, dan tak diubah demi mempertahankan nuansa klasik dari gedung.

Konon ketika Belanda datang ke Kota Langsa untuk pertama kalinya, mereka berhasil merebut kota ini dan menjadikannya sebagai basis pemerintahan di Aceh. Belanda membangun gedung ini, sebagai kantor perusahaan perkebunan dan markas Belanda. Hasil-hasil bumi dari Kota Langsa, sebelum diangkut ke Belanda dikumpulkan serta didata terlebih dulu di Gedung Balee Juang ini.

Gedung Balee Juang

Sebelum dikenal sebagai Gedung Balee Juang, bangunan ini dinamai oleh Belanda Het Kantoorgebouw Der Atjehsche Handel-Maatschappij Te Langsar. Kala itu, gedung ini juga sempat digunakan sebagai kantor percetakan uang yang dikenal dengan “bon kontan” bernilai Rp. 100. Ketika Belanda menyerah kepada Jepang, gedung ini pun diambil alih dan digunakan oleh tentara Jepang sebagai markas.

Perusahaan perkebunan tersebut pun terpaksa dipindahkan ke negara asalnya yaitu Belanda. Didalam gedung ini, konon terdapat sebuah lorong bawah tanah yang besarnya hanya seukuran tubuh manusia. Lorong ini dipercaya menghubungkan pada suatu tempat lain, dan memiliki kisah-kisah mistis yang menyelimutinya. Namun pintu lorong tersebut digembok, dan kuncinya pun telah hilang.

Gedung Balee Juang merupakan bangunan bertingkat dua, serta memiliki gaya arsitektur Belanda yang bisa dilihat dari bentuk pintu yang tinggi besar berteralis, jendela-jendela, serta tiang-tiang besar nan kokoh. Wisatawan juga bisa melihat, atap gedung ini berbentuk runcing dan pada lantai dua terdapat balkon-balkon.

Pada halaman luar Gedung Balee Juang, terdapat sebuah air mancur yang berhiaskan tanaman air serta dinding berukirkan relief. Relief tersebut menggambarkan penjajahan Belanda yang kala itu memaksa rakyat Aceh kerja rodi, serta perlawanan rakyat Aceh untuk meraih kemerdekaan Indonesia. Relief ini berwarna emas, sehingga nampak cantik dan indah.

Pemerintah Kota Langsa berencana mengubah bangunan bersejarah ini sebagai museum. Didalamnya sudah terdapat berbagai koleksi meskipun masih bisa dihitung dengan jari. Terdapat beberapa kisah sejarah seperti masa VOC, dan kisah-kisah pahlawan. Semoga, rencana ini segera terealisasi agar generasi penerus bisa mengenang dan belajar lebih jauh tentang sejarah Kota Langsa.

Fasilitas Gedung Balee Juang

Gedung Balee Juang juga telah dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup memadai, pada bangunan ini terdapat fasilitas seperti toilet, tempat parkir yang luas, dan juga tempat sampah. Jika ingin beribadah wisatawan bisa menuju ke Masjid Raya Kota Langsa yang tak jauh dari lokasi.

Di gedung juga memiliki penjaga, sehingga jika kamu berkunjung kamu bisa mendapatkan informasi tentang sejarah gedung dan fungsinya dimasa lalu. Disekitar gedung, kamu bisa menemukan dengan mudah pedagang-pedagang yang menawarkan kuliner serta jajanan. Selain itu, terdapat pula café dan restoran yang bisa kamu tuju untuk mengobati rasa lapar.

Jika ingin menginap, Kota Langsa juga menawarkan berbagai pilihan hotel dan penginapan yang bisa kamu gunakan untuk bermalam. Apabila kamu berada di Kota Langsa, gedung ini bisa menjadi alternatif wisata yang bisa kamu kunjungi. Berikut beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan ketika berada di Gedung Balee Juang.

Wisata Sejarah

Seperti semboyan yang pernah diungkapkan Presiden Soekarno, bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak akan pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri. Sebagai generasi penerus bangsa, maka tiada salahnya kita berkunjung ke tempat-tempat bersejarah untuk mengenang perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan.

Ya, dengan berkunjung ke Gedung Balee Juang ini kamu akan dibawa kembali untuk mengenang sejarah dimasa lampau. Gedung ini merupakan simbol dari Kota Langsa, atas perjuangan mengusir Belanda. Didalamnya kamu akan menemukan berbagai koleksi, yang menceritakan perjalalan Kota Langsa di masa lampau. Terlebih lagi, jika kamu mencintai hal-hal yang berkaitan dengan sejarah maka tempat ini wajib untuk kamu kunjungi.

Menikmati Keindahan Gedung

Ketika kamu berkunjung ke Gedung Balee Juang, kamu juga bisa menikmati keindahan arsitektur yang ditawarkan bangunan peninggalan Belanda ini. Tak hanya memiliki nilai sejarah, pesona arsitektur yang memukau memang menjadi daya tarik utama dari bangunan tersebut. Kamu bisa melihat pintu-pintu yang besar dan tinggi serta berteralis, serta berhiaskan ukir-ukiran.

Bentuk bangunan pun masih dipertahankan, dan renovasi yang dilakukan juga sangat hati-hati agar tidak menghilangkan keaslian dari bangunan. Kamu bisa naik ke lantai dua, dan menuju ke balkon untuk melihat pemandangan sekitar Kota Langsa.

Hunting Foto

Keindahan arsitektur bangunan Gedung Balee Juang, juga mengundang para pecinta fotografi untuk mengabadikannya. Tak jarang, akan dijumpai fotografer yang memotret disekitar gedung ini. Unik dan menarik, itulah kesan yang ditawarkan bangunan berarsitektur Belanda ini. Kamu pun bisa memotret disini, terdapat banyak sekali objek yang bisa kamu bidik dengan kamera.

Tempat wisata ini juga menjadi buruan bagi para pasangan yang hendak melakukan sesi foto prewedding. Tak hanya memiliki nilai seni, tetapi nilai sejarah yang terkandung didalamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi gedung ini.

READ MORE

Hutan Kota Langsa

Kota Langsa dikenal merupakan daerah yang mampu memajukan sektor pariwisata dengan baik, tak heran jika kota kecil ini menjadi destinasi wisata yang mampu menarik wisatawan lokal hingga mancanegara. Tak hanya Hutan Mangrove saja, kota ini juga memiliki beberapa tempat wisata mempesona seperti Hutan Kota Langsa yang menjadi tujuan favorit liburan keluarga.

Tak lengkap rasanya jika berada di Kota Langsa, tetapi tak berkunjung ke Hutan Kota Langsa. Hutan ini memiliki berbagai jenis flora dan fauna yang bisa dijumpai wisatawan. Salah satu flora yang paling diburu adalah Bunga Raflesia yang hanya mekar setiap setahun sekali. Tak hanya sebagai tempat wisata saja, hutan juga menjadi paru-paru Kota Langsa yang berperan dalam mengurangi pemanasan global.

Secara geografis, Hutan Kota Langsa berada pada Jalan Perumnas, Desa Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh. Untuk berkunjung ke hutan ini, wisatawan setidaknya harus menempuh jarak kurang lebih 6 kilometer yang bisa ditempuh dengan perjalanan selama 20 menit dari pusat Kota Langsa. Terdapat berbagai alternatif kendaraan umum, atau pengunjung bisa juga menggunakan kendaraan pribadi.

Tak hanya dipadati pengunjung dari dalam kota saja, Hutan Kota Langsa juga sering dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, bahkan juga dari Sumatra Utara. Memang jarak dari Sumatra Utara ke Kota Langsa ini terbilang cukup dekat jika dibandingkan dari Banda Aceh.

hutan kota 1

Pesona Hutan Kota Langsa

Pemerintah setempat berambisi untuk mengembangkan Hutan Kota Langsa tak hanya sebagai tujuan wisata, tetapi juga media edukasi bagi para masyarakat. Di hutan ini terdapat lebih dari 300 jenis tanaman, serta puluhan binatang yang didatangkan dari berbagai daerah di Nusantara. Wisatawan bisa belajar untuk mengenal jenis-jenis tanaman, dan juga lebih dekat dengan hewan.

Hutan Kota Langsa ini tertata dengan cukup rapi, pepohonan hijau tumbuh dengan rimbun serta berhiaskan bunga berwarna-warni. Jenis-jenis pohon yang ditanam di hutan ini antara lain adalah pohon kayu merbau, damar, sawit, jati dan meuranti. Keberadaan pepohonan di hutan ini juga menciptakan suasana yang rindang dan asri, udara segar terbebas dari polusi juga bisa dihirup oleh wisatawan.

Ketika memasuki gerbang pintu masuk Hutan Kota Langsa, wisatawan akan langsung disambut dengan kandang-kandang hewan seperti buaya, rusa, ular, kera, musang, landak dan berbagai jenis burung. Wisatawan bisa memberi makan rusa dengah membeli wortel yang telah dikemas seharga Rp. 2.000. Didampingi dengan orang tuanya, anak-anak kecil sangat senang memberi makan rusa-rusa yang ada di dalam hutan ini.

Didalam tempat wisata ini, terdapat pula sebuah kolam yang sangat disayangkan memiliki air keruh. Dikolam ini juga tersedia wahana permainan anak-anak, seperti sepeda bebek yang bisa disewa untuk berkeliling kolam. Harga sewanya pun terbilang cukup murah, namun airnya yang keruh sedikit merusak pemandangan di hutan, jika airnya jernih pasti hutan ini akan nampak makin mempesona.

Wisatawan juga bisa berkeliling menyusuri hutan yang luasnya mencapai 9 hektar ini. Menikmati udara sejuk, dan pemandangan hijau berupa deretan pepohonan dapat menghilangkan rasa penat usai lelah melakukan aktivitas sehari-hari. Tempat ini memang menjadi objek wisata favorit bagi keluarga saat libur tiba.

Ketika libur panjang, Hutan Kota Langsa ini akan sangat ramai dipadati pengunjung. Pada hari biasa, rata-rata pengunjung mencapai 3000 orang per hari. Pengunjung pun bisa mengalami lonjakan, ketika libur lebaran dan tahun baru. Kebanyakan para wisatawan bersantai menggelar karpet dibawah pohon, sambil menyantap makanan dan bersendau gurau bersama sanak keluarga.

Hutan Kota Langsa3

Fasilitas Hutan Kota Langsa

Fasilitas yang terdapat di Hutan Kota Langsa ini juga terbilang sangat memadai, terdapat fasilitas seperti toilet umum, tempat parkir yang luas, dan juga tempat sampah. Selain itu, tersedia pula sebuah mushola yang bisa digunakan wisatawan untuk beribadah. Hutan ini juga memiliki pondok-pondok yang dibangun untuk wisatawan yang ingin beristirahat usai lelah mengitari hutan.

Saat berkunjung ke hutan ini, wisatawan tak perlu khawatir akan merasa kelaparan, karena didalam hutan telah banyak ditemui pedagang-pedagang makanan serta warung yang menjajakan berbagai macam kuliner yang menggugah selera. Salah satu yang wajib dicoba adalah singkong gaul beraneka rasa.

Didalam Hutan Kota Langsa ini juga tersedia persewaan karpet yang bisa disewa wisatawan dengan merogoh kocek sebesar Rp. 20.000 saja. Selain itu, juga terdapat wahana permainan sepeda air yang bisa digunakan para pengunjung untuk berkeliling kolam yang ada dihutan. Terdapat pula wahana permainan outbond yang bisa dijajal oleh para pengunjung.

Berkunjung ke tempat wisata ini, bisa menjadi pilihan yang menarik jika kamu tengah mencari objek wisata untuk berlibur bersama keluarga. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan ketika berada di Hutan Kota Langsa.

Menikmati Keindahan Hutan

Jika tengah berada di Kota Langsa, maka sempatkanlah untuk mampir ke tempat wisata yang satu ini. Kamu akan dimanjakan dengan sebuah hutan yang tertata rapi, serta terjaga kelestariannya. Disini kamu bisa menemukan berbagai macam flora yang ditanam dan tumbuh subur, bahkan terdapat juga beberapa jenis tumbuhan yang sudah langka. Kamu bisa juga melihat Bunga Raflesia yang mekar antara bulan November hingga Desember.

Tak hanya itu, di hutan ini juga memiliki berbagai koleksi hewan yang bisa kamu lihat dalam sebuah kebun binatang mini. Terdapat beberapa jenis hewan dari berbagai daerah, seperti rusa, monyet, buaya dan juga bermacam-macam jenis burung. Suasanan yang nyaman, serta udara segar serasa akan menjadi obat yang pas untuk menghilangkan rasa penatmu.

Hunting Foto

Bagi kamu yang hobi memotret, Hutan Kota Langsa bisa juga menjadi tujuan hunting mu berikutnya. Disini terdapat berbagai objek menarik yang bisa kamu bidik dengan kamera, seperti deretan pepohonan hijau, kolam, dan aneka hewan di kebun binatang mini. Banyak pula pengunjung yang tak lupa mengabadikan momen dengan berselfie ria.

Kamu bisa menggunakan berbagai background seperti kolam dan juga deretan rimbunya pepohonan. Selain itu, jembatan didalam hutan juga menjadi spot favorit untuk berfoto. Jika kamu tengah mencari tempat wisata untuk foto prewedding, maka hutan ini bisa menjadi pilihan yang menarik.

Harga Tiket dan Jam Buka Hutan Kota Langsa

Untuk memasuki Hutan Kota Langsa, wisatawan hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp. 2.000, serta membayar parkir Rp. 5.000 untuk mobil, dan Rp. 2.000 untuk sepeda motor. Tempat wisata ini dibuka mulai pagi hari hingga menjelang magrib.

READ MORE

Pelabuhan Kuala Langsa

Kota Langsa merupakan sebuah daerah kecil yang berada di Provinsi Aceh. Meskipun tergolong kota kecil, namun Kota Langsa cukup dikenal sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang  dalam perjalanan Aceh. Tak hanya itu, Kota Langsa juga memiliki tempat wisata lain yang tak kalah menarik, yaitu Pelabuhan Kuala Langsa.

Pelabuhan Kuala Langsa menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat Kota Langsa. Dikala sore hari, tempat ini selalu dipadati oleh para pengunjung yang hendak menikmati indahnya hamparan lautan luas. Selain itu, pelabuhan juga seolah menjadi surga bagi para pemancing sekitar Kota Langsa.

Secara geografis, Pelabuhan Kuala Langsa terletak di Desa Kuala, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Provinsi Aceh. Untuk menuju ke pelabuhan ini, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum yang memakan waktu tempuh kurang lebih 25 menit dari pusat Kota Langsa. Namun jika dari Banda Aceh, setidaknya memakan waktu perjalan yang panjang yaitu sekitar 8 jam lebih.

Pelabuhan Kuala Langsa ini dahulu merupakan salah satu pelabuhan padat yang diramaikan lalu lalang kapal. Tak hanya dari daerah lain di Indonesia, tetapi pelabuhan juga membuka jalur transportasi hingga ke mancanegara seperti Malaysia, Thailand dan Singapura. Namun kini pelabuhan sepi peminat, waktu tempuh yang lama menjadi salah satu faktornya. Meskipun sepi, pelabuhan masih digunakan sebagai pelabuhan kapal antar daerah.

Pelabuhan Kuala Langsa2

Pesona Pelabuhan Kuala Langsa

Ketika wisatawan dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Kuala Langsa, pemandangan akan didominasi dengan tambak-tambak milik warga serta kapal-kapal yang tengah bersandar di pelabuhan. Sebelum memasuki pelabuhan, pengunjung akan terlebih dahulu melewati hutan mangrove yang lumayan rimbun. Keberadaan mangrove ini juga semakin memperindah pemadangan di pelabuhan.

Di hutan mangrove yang cukup lebat ini, tak jarang akan dijumpai segerombolan monyet yang turun untuk mencari makan. Terkadang mereka juga menunggu wisatawan yang bersedia memberi makanan. Namun berhati-hatilah dengan kawanan monyet ini, karena tidak semuanya berlaku ramah terhadap pengunjung.

Ketika sampai di Pelabuhan Kuala Langsa, akan nampak sebuah pelabuhan yang luas serta hamparan lautan yang membiru seolah menyatu dengan indahnya langit. Pada pelabuhan ini, wisatawan juga masih bisa melihat adanya aktivitas dari kapal-kapal yang bongkar muat, mengisi bahan bakar, ataupun tengah bersandar di pelabuhan.

Wisatawan juga bisa melihat kapal-kapal yang lalu lalang, seperti kapal milik para nelayan, serta kapal polisi yang tengah melakukan patroli. Meskipun tak seramai dahulu, Pelabuhan Kuala Langsa ini juga menjadi salah satu elemen penting dalam aktivitas perekonomian masyarakat sekitar. Memang warga sekitar mayoritas menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan dilaut.

Pelabuhan Kuala Langsa memang menjadi tempat favorit masyarakat Kota Langsa untuk bersantai disore hari. Ketika sore, akan banyak dijumpai wisatawan yang duduk santai diatas motor bersama keluarga dan pasangan. Pada umumnya, para pengunjung datang ke pelabuhan ini untuk menikmati pemandangan lautan, sekaligus melepas penat usai beraktivitas sepanjang hari.

Di pelabuhan Kuala Langsa wisatawan juga bisa berenang, serta menikmati pesona pantai walaupun pantai di pelabuhan ini tak begitu luas. Air lautnya yang tergolong tenang menjadikan tempat ini cukup aman bagi para pengunjung yang ingin mandi dilaut. Semilir angin yang berhembus, seolah tiada henti membelai para pengunjung dengan lembut.

Tak hanya itu, ketika sore tiba biasanya ada segerombolan anak muda yang unjuk kebolehan dengan atraksi diatas motor. Fenomena ini juga menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke pelabuhan. Dengan lihainya mereka menunggangi kuda besi, sambil mempertontonkan beberapa trik ekstrim, yang mengundang decak kagum pengunjung Pelabuhan Kuala Langsa.

Fasilitas Pelabuhan Kuala Langsa

Tempat wisata Pelabuhan Kuala Langsa sebenarnya sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum. Namun sayangnya, sebagian besar fasilitas di tempat ini tidak dirawat dengan baik. Disini telah terdapat toilet umum, dan musholla untuk beribadah umat muslim. Biasanya pengunjung memarkirkan kendaraannya langsung dipelabuhan, banyak juga wisatawan yang menggunakan kendaraannya sebagai tempat duduk.

Para pengunjung juga bisa menemukan aneka kuliner yang dijajakan disekitar pelabuhan. Terdapat banyak sekali pedagang kaki lima yang bisa dijumpai di tempat ini, selain itu tak jauh dari pelabuhan juga banyak warung-warung yang menghidangkan kuliner seafood nan menggoda selera.

Baca Juga: Makam Sultan Iskandar Muda, Makam Sultan Termahsyur Kesultanan Aceh

Jika ingin menginap, wisatawan bisa memilih penginapan dan hotel yang ada di Kota Langsa. Berkunjung ke pelabuhan yang berada di Kota Langsa ini, bisa menjadi pilihan untuk sekedar refreshing, berikut beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan ketika berada di pelabuhan.

Menikmati Keindahan Pelabuhan

Apabila kamu tengah merencanakan berlibur di Kota Langsa, Pelabuhan Kuala Langsa ini menjadi salah satu tujuan wisata yang bisa kamu datangi. Disini kamu akan dimanjakan dengan pemandangan lautan luas, serta menikmati lembutnya semilir angin. Selain itu, di tempat ini kamu juga bisa melihat kapal yang bersandar dipelabuhan, lalu lalang kapal, dan juga aktivitas pelabuhan lainnya.

Meskipun tak memiliki pantai yang luas, kamu juga bisa menikmati pantai di pelabuhan ini. Pasir putih menjadi pemandangan indah, yang bisa kamu nikmati sambil duduk dipinggir pantai. Kamu juga bisa berenang atau mandi air laut, gelombang ombak yang bersahabat akan menghipnotismu untuk segera menceburkan diri ke laut.

Wisata Kuliner

Usai puas menikmati hamparan samudra, kamu bisa memanjakan lidah dengan berwisata kuliner disekitar pelabuhan ini. Terdapat beberapa kuliner nikmat yang bisa kamu coba, seperti jagung bakar, bakso bakar, berbagai macam seafood, mie goreng serta yang paling diburu adalah mie aceh kepiting. Kamu bisa menemukan cafe dan warung, disekitar jalan raya dan hutan mangrove.

Memancing

Bagi kamu yang hobi memancing, pelabuhan ini bisa memuaskan hobimu dalam melempar kail. Pelabuhan ini memang menjadi tempat favorit bagi para pemancing tak hanya dalam kota, tapi juga luar daerah. Di pelabuhan ini memiliki banyak ikan, sehingga tak aneh jika para pengunjung rela datang jauh-jauh untuk memancing.

Kamu ingin sensasi yang berbeda saat memancing? Disini kamu bisa memancing dilautan lepas dengan menyewa kapal milik para nelayan. Dengan senang hati, mereka akan mengantarmu ke spot-spot memancing terbaik di lautan. Diskusikanlah dengan pemilik kapal, untuk mendapatkan harga sewa yang terjangkau.

Pelabuhan Kuala Langsa3

Berkunjung ke Hutan Mangrove

Tak jauh dari lokasi Pelabuhan Kuala Langsa, terdapat hutan mangrove yang cukup lebat serta dihuni oleh kawanan monyet. Hutan mangrove di sini sangat terjaga kelestariannya, bahkan didalam hutan masih menyimpan species mangrove yang langka. Kamu bisa bersantai di pondok-pondok yang telah dibangun sambil menikmati hamparan hutan mangrove.

Menurut berbagai sumber, hutan mangrove di Kota Langsa ini merupakan yang terlengkap di Asia Tenggara serta akan digunakan sebagai pusat studi mangrove di Asia Tenggara. Sepanjang mata memandang, pandangan akan dimanjakan dengan hijaunya hutan manggrove, tempat ini juga cukup populer dan tak pernah sepi pengunjung.

Hunting Foto

Bagi kamu yang hobi memotret, Pelabuhan Kuala Langsa juga menghadirkan banyak sekali objek yang menawan untuk kamu bidik dengan kamera. Kamu bisa memotret kapal-kapal bersandar, pengunjung yang asyik memancing, atau ramainya wisatawan berjejer dipelabuhan. Banyak pula muda-mudi yang asyik berselfie di pelabuhan ini.

Selain pelabuhan, kamu juga bisa hunting foto di hutan mangrove yang lokasinya cukup dekat. Disini kamu bisa memotret kawanan monyet yang bergelantungan, dan hijaunya hutan mangrove yang masih terjaga kelestariannya. Tersedia pondok-pondok, dan juga jembatan di hutan ini, yang juga menjadi spot favorit untuk memotret.

Jam Buka dan Harga Tiket Pelabuhan Kuala Langsa

Untuk memasuki Pelabuhan Kuala Langsa, wisatawan harus membayar tiket masuk sebesar Rp. 2.000 per motor. Pelabuhan dibuka untuk pengunjung mulai pagi hari, hingga menjelang magrib.

READ MORE

Mutiara Water Park, Wahana Permainan Air Favorit di Kota Langsa

Kota Langsa merupakan daerah kecil yang terletak sekitar 400 kilometer jauhnya dari Banda Aceh. Meskipun kecil, daerah ini menawarkan berbagai tempat wisata yang mampu menarik minat wisatawan dari berbagai daerah. Terdapat beberapa objek wisata alam, hutan, dan sejarah yang bisa dipilih, salah satu yang tak kalah menarik adalah Mutiara Water Park.
Tempat wisata yang satu ini, merupakan salah satu destinasi favorit bagi warga Langsa dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu berlibur. Mutiara Water Park memiliki berbagai wahana permainan air yang cukup lengkap, seperti kolam renang untuk dewasa dan anak-anak serta wahana seluncur air, dan masih banyak lagi.

Mutiara Water Park

Secara geografis, Mutiara Water Park terletak pada Desa Pay Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Provinsi Aceh. Jaraknya pun cukup dekat dari pusat Kota Langsa, yaitu hanya sekitar 6 kilometer yang bisa ditempuh dengan perjalanan selama kurang lebih 15 menit saja. Lokasi dari tempat ini juga sangat dekat dengan SMK Negeri 2 Langsa.

Untuk berkunjung ke tempat ini, travellers bisa menggunakan kendaraan pribadi atau dengan transportasi umum yang ada di Kota Langsa. Wisata taman air Kota Langsa ini ditata dengan apiknya, serta dikelola dengan baik sehingga Mutiara Water Park nampak indah dan mempesona. Wisatawan akan dimanjakan dengan segala fasilitas yang ada.

Pesona Mutiara Water Park

Ketika wisatawan tiba dilokasi Mutiara Water Park, jernih dan bersihnya air di kolam renang seolah akan menyihir para pengunjung untuk segera ganti baju dan menceburkan diri ke kolam. Pada taman air ini, terdapat beberapa kolam yang dikhususkan bagi orang dewasa dan anak-anak. Pada kolam renang dewasa, kedalamannya mencapai 2 meter.

Selain itu ada juga kolam renang dangkal yang bisa digunakan untuk orang dewasa dan juga anak-anak. Salah satu yang membedakan water park di Kota Langsa ini dengan water park lainnya, adalah adanya pepohonan hijau yang tumbuh ditengah kolam renang dan sekitar kolam. Pohon-pohon ini seolah menjadi penghias keindahan taman air, dan menciptakan suasana asri dan teduh.

Mutiara Water Park

Pada kolam renang untuk anak kecil, terdapat berbagai wahana permainan air seperti perosotan air, dan juga drum air besar yang akan memuntahkan air setiap beberapa menit sekali. Sebagian anak-anak sangat senang bermain prosotan air, serta merasakan sensasi yang cukup menegangkan kala tubuh terlempar dari prosotan menuju ke kolam renang.

Di Mutiara Water Park ini terdapat beberapa prosotan air yang bisa digunakan, sensasi yang ditawarkan pun berbeda-beda. Ada yang berkelok-kelok, serta ada pula perosotan yang dibuat seperti layaknya gua. Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun bisa menikmati wahana permainan air yang ada di tempat wisata ini.

Mutiara Water Park memang menjadi tempat wisata favorit bagi keluarga. Anak-anak bisa sepuasnya bermain dikolam renang, sedangkan orang tua bisa bersantai dipondok-pondok sekitar kolam sambil mengawasi sang buah hati. Pengunjung pun bisa menikmati keindahan alam, berupa deretan pepohonan rindang nan hijau.

Tempat wisata ini memang tak aneh jika selalu dipadati oleh pengunjung, tak hanya keluarga dan anak-anak, tetapi juga muda-mudi yang ingin berlibur sembari melepaskan penat. Pada hari libur, Mutiara Water Park akan semakin dibanjiri pengunjung. Apalagi jika tengah libur panjang, seperti tahun baru, lebaran atau natal. Pengunjung yang datang tak hanya dari Kota Langsa, tetapi juga luar daerah seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur dan juga dari Sumatra Utara.

Fasilitas Mutiara Water Park

Mutiara Water Park ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang sangat lengkap, seperti tempat parkir luas, toilet bersih, ruang ganti, penitipan barang dan juga tempat sampah. Selain itu, juga terdapat mushola yang bisa digunakan wisatawan beribadah. Tempat wisata ini juga dilengkapi dengan wi-fi zone, sehingga membuat wisatawan betah berlama-lama.

Pada kolam renang dewasa, juga tertutupi semacam kanopi sehingga wisatawan tidak akan kepanasan ketika berenang. Di dalam Mutiara Water Park Langsa juga tersedia banyak pondok-pondok yang bisa digunakan wisatawan untuk istirahat setelah lelah berenang. Terdapat pula kantin, dan café yang menawarkan berbagai makanan lezat untuk mengisi perut yang lapar.

Jika ingin menginap, wisatawan bisa memilih penginapan dan hotel yang ada di Kota Langsa. Terdapat berbagai pilihan hotel dan penginapan, dengan harga bervariatif yang bisa digunakan untuk menginap. Berwisata di taman air ini bisa menjadi alternatif ketika libur tiba, berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan wisatawan ketika berada di Mutiara Water Park.

Bermain Air dan Berenang

Saat kamu berkunjung ke Mutiara Water Park, kamu bisa menikmati segar dan bersihnya air di kolam renang. Tak hanya itu, kamu bisa juga merasakan berbagai wahana permaian yang menarik di taman air ini. Kamu bisa bermain perosotan air, atau juga merasakan guyuran air dari drum raksasa yang akan memuntahkan airnya setiap beberapa menit sekali.

Usai lelah bermain, kamu bisa beristirahat di pondok-pondok sambil menikmati pemandangan alam yang indah. Pepohonan tumbuh disekitar kolam renang, menjadi sebuah fenomena yang sangat menarik. Suasana menyatu dengan alam, asri, teduh dan nyaman akan membuatmu betah untuk menghabiskan waktu di tempat ini.

Hunting Foto

Jangan lupa ketika berada di tempat ini, bawalah kamera under water untuk mengabadikan momen bersama teman dan keluarga. Selain itu, kamu juga bisa memotret keindahan Mutiara Water Park yang menawarkan objek seperti deretan pepohonan hijau, dan spot-spot menarik lainnya. Tempat ini juga sangat menarik jika kamu hendak hunting foto, untuk memuaskan hobi fotografimu.

Berselfie ria pun bisa kamu lakukan d taman air ini, kamu bisa menggunakan background seperti pohon ditepi kolam renang, atau pondok-pondok disekitar kolam yang tertata rapi. Selain itu, kamu juga bisa berselfie ketika bermain prosotan air. Tentunya, kamu harus menggunakan kamera under water jika tak ingin handphone atau kamera kamu rusak.

Bermain Flying Fox

Bagi kamu yang hobi permainan outbond, di Mutiara Water Park ini juga memiliki wahana permainan flying fox. Kamu bisa merasakan adrenalin yang terpacu, ketika berada diudara serta melihat pemandangan sekitar yang indah. Tak perlu khawatir, karena telah tersedia petugas yang menjaga permainan flying fox ini.

Harga Tiket dan Jam Buka Mutiara Water Park

Untuk memasuki Mutiara Water Park, wisatawan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp. 20.000 per orang pada hari biasa dan Rp. 25.000 per orang saat hari libur. Sedangkan, taman air buka setiap hari untuk umum hingga menjelang magrib.

 

Peta Lokasi Mutiara Water Park

READ MORE

Taman Bambu Runcing, Tempat Favorit Santai Sore di Kota Langsa

Taman Bambu Runcing, Tempat Favorit Santai Sore di Kota Langsa

Taman Bambu Runcing merupakan tempat favorti bagi masyarakat sekitar Kota Langsa untuk bersantai di sore hari, di taman ini terdapat pula Tugu Bambu Runcing sebagai simbol perjuangan rakyat melawan penjajahan Belanda.

Pesona wisata yang ada di Kota Langsa, seakan tiada habisnya untuk di telusuri. Kota kecil yang ada di wilayah timur Provinsi Aceh ini memang menawarkan berbagai tempat wisata menawan, yang menarik untuk dikunjungi. Kota yang juga memiliki sejarah panjang dalam masa penjajahan Belanda ini juga memiliki tempat wisata sejarah, seperti Taman Bambu Runcing.Taman Bambu Runcing ini merupakan ruang terbuka hijau yang kini seolah menjadi ikon Kota Langsa. Didalamnya terdapat sebuah tugu bambu runcing, yang dulu merupakan senjata andalan masyarakat Indonesia untuk mengusir Belanda. Kini, taman ini menjadi objek wisata favorit bagi muda mudi untuk bersantai sore, dan menikmati keindahan Kota Langsa.Secara geografis, Taman Bambu Runcing terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani, Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh. Lokasinya yang sangat strategis, dan bersebalahan dengan Lapangan Merdeka Langsa membuat wisatawan sangat mudah untuk menemukan objek wisata ini. Berada di jantung Kota Langsa, terdapat berbagai transportasi umum yang bisa dipilih.Taman Bambu Runcing ini dibangun oleh pemerintah pada tanggal 17 Agustus 1948 untuk mengenang perjuangan rakyat Aceh dalam melawanan kolonialisme Belanda. Didalam taman ini juga ditanami berbagai macam pohon, yang berfungsi sebagai paru-paru Kota Langsa. Didalam taman, wisatawan juga bisa menemukan plakat, serta relief di dinding yang menceritakan perjuangan rakyat dalam meraih kemerdekaan.

Pesona Taman Bambu Runcing

Wisatawan bisa memasuki Taman Bambu Runcing ini dengan melewati dua pintu gerbang yang ada disebelah kanan dan kiri taman. Untuk memasukinya pun, wisatawan tidak dikenakan biaya masuk karena ini memang dibangun pemerintah setempat sebagai ruang terbuka hijau di Kota Langsa. Saat memasuki taman, suasana asri dan nyaman akan langsung terasa.

Terdapat jalan setapak yang telah dipaving untuk kenyamanan para pengunjung, berbagai tanaman, pohon dan bunga juga seolah menghiasi keindahan taman ini. Sebuah tugu bambu runcing, yang dicat kuning serta diujungnya berwarna merah putih yang melambangkan bendera Indonesia berdiri dengan megahnya di tengah taman.

Taman Bambu Runcing

Hamparan rerumputan hijau juga menjadi sebuah fenomena yang indah, berhiaskan tanaman dan bunga yang tertata rapi. Suasana di taman ini sangat teduh, nyaman dan asri, tak heran jika banyak wisatawan yang betah berlama-lama di taman ini. Ruang terbuka hijau, memang menjadi salah satu faktor penting dalam penataan kota, tak hanya memperindah kota tetapi juga sebagai paru-paru hijau Kota Langsa.

Dinding besar berwarna merah kecoklatan, terdapat di sebuah sisi taman. Dinding ini merupakan relief yang menggambarkan perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Lambang Pancasila juga nampak jelas, bisa dilihat oleh para wisatawan. Sebuah plakat, tak jauh dari tugu bambu runcing menuliskan tahun pembangunan dari taman ini.

Didalam Taman Bambu Runcing ini juga terdapat air mancur, namun sayangnya air mancur ini tak beroperasi dan dipenuhi banyak sampah dikolamnya. Sangat disayangkan, padahal jika masih berfungsi air terjun ini akan semakin menambah keindahan taman. Selain itu lampu-lampu taman juga banyak yang hilang entah kemana, hal-hal ini tentunya merusak keindahan taman.

Taman Bambu Runcing ini menjadi tempat yang asyik untuk bersantai sore serta bercengkrama dengan teman atau sanak keluarga. Ketika sore tiba, wisatawan akan memadati taman yang didominasi oleh muda-mudi. Kebanyakan, wisatawan yang datang hanya sekedar untuk melepas penat usai lelah menjalankan akvitias sehari-hari.

Fasilitas Taman Bambu Runcing

Taman Bambu Runcing ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, di taman sudah tersedia toilet umum, tempat sampah, dan juga mushola untuk beribadah umat muslim. Selain itu, ditaman ini juga tersedia banyak sekali tempat duduk dan gazebo yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai menikmati keindahan taman.

Untuk tempat parkir, biasanya wisatawan membawa kendaraan mereka masuk kedalam taman. Tak hanya itu, di Taman Bambu Runcing ini juga disediakan fasilitas wi-fi yang diberikan oleh Kemkominfo secara cuma-cuma. Fasilitas ini tentunya juga membuat para pengunjung semakin betah berlama-lama didalam taman.

Disekitar taman, juga banyak sekali ditemukan pedagang-pedagang yang menjual berbagai macam makanan dan jajanan. Jadi pengunjung tak perlu khawatir, jika merasa kelaparan. Para pengunjung bisa mencicipi jajanan seperti sate, es krim, buah-buahan, dan juga pizza mini. Selain itu disekitar taman juga bisa ditemukan café bahkan restoran.

Apabila ingin menginap, Kota Langsa memiliki hotel dan penginapan yang bisa dipilih wisatawan untuk bermalam. Berkunjung ke taman bisa menjadi pilihan untuk menghilangkan stres dan penat usai beraktivitas sepanjang hari, berikut kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan ketika berada di Taman Bambu Runcing.

Wisata Sejarah

Dengan berkunjung ke Taman Bambu Runcing ini, kamu akan dibawa kembali kemasa lampau untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam memerangi Belanda. Terdapat tugu bambu runcing, yang memang dibangun sebagai simbol perjuangan rakyat. Seperti yang diketahui, bambu runcing adalah senjata tradisional yang dulu digunakan untuk melawan penjajah.

Sayangnya, pada tugu bambu runcing ini banyak sekali ditemukan corat coretan dari tangan-tangan jahil yang tak bertanggung jawab. Tak hanya itu, kamu bisa juga melihat sebuah dinding yang ada didalam taman berisi tentang relief perjuangan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan.

Menikmati Keindahan Taman

Jika kamu yang ingin nongkrong sore dan bersantai, maka kamu bisa berkunjung ke Taman Bambu Runcing yang ada di Kota Langsa ini. Bersama orang terdekat dan keluarga, kamu bisa bercengkrama sambil menikmati udara segar, serta pemandangan hijau yang disajikan oleh deretan pepohonan dan tamaman. Tak hanya itu, kamu juga bisa melihat tugu bambu runcing yang dibangun didalam taman. Adanya fasilitas wi-fi gratis, tentu akan semakin membuat kamu betah berlama-lama didalam taman. Disini tersedia tempat duduk yang bisa kamu gunakan untuk bersantai, untuk melepas penat. Taman ini juga sangat cocok bagi kamu yang hendak berwisata sambil ngabuburit menunggu buka puasa.

Hunting Foto

Bagi kamu yang memiliki hobi memotret, kamu bisa berkunjung ke taman ini untuk mengabadikan berbagai objek menarik. Kamu bisa memotret tugu bambu runcing, pepohonan hijau, serta bunga warni-warni nan cantik. Terdapat pula sebuah relief sejarah yang bisa kamu bidik dengan kamera.

Berselfie untuk mengabadikan momen bersama teman-teman pun bisa kamu lakukan disini. Kamu bisa menggunakan berbagai objek menarik sebagai background. Jika kurang puas, kamu bisa menyusuri taman dan mencari spot-spot lain dan pemandangan yang berbeda.

 

Peta Lokasi Taman Bambu Runcing

READ MORE

 

Recent Comments by uve

    No comments by uve